Jaring Radio
29 Juli 2010, 21:14:19| Laporan Suara Bojonegoro Indah FM
Tahun 2010 Dishutbun Hijaukan 3.000 Ha Lahan Kritis
suarasurabaya.net| Pada tahun 2010 ini, sekitar 3.000 hektar lahan kritis di Bojonegoro ditargetkan bisa dihijaukan kembali. Program penanganan lahan kritis itu telah menjadi rencana Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bojonegoro bersama pihak Perhutani dan DAS Bengawan Solo setempat.
AHMAD DJUPARI Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan, program perbaikan lahan kritis untuk tahun ini akan dimulai sekitar akhir tahun. Itu disebabkan, penanaman pohon penghijauan akan lebih maksimal bila dilakukan pada permulaan musim penghujan.
”Apalagi jenis-jenis bibit pohon penghijauan yang ada memang membutuhkan air dalam jumlah yang cukup untuk bisa bertahan hidup,” terang DJUPARI.
Data yang ada menyebutkan, luas lahan kritis di Bojonegoro masih cukup tinggi. Sebelum tahun 2003, luas lahan kritis di Bojonegoro tercatat 30.405 hektar lebih. Dan setelah dilakukan reboisasi besar-besaran, pada awal tahun ini luas lahan kritis masih ada sekitar 12.232 hektar yang tersebar di 26 kecamatan di Bojonegoro.
Lahan kritis itu diantaranya ada di Kecamatan Ngasem dengan luas hampir 1.992 Ha, di Kedungadem tercatat 1.690 hektar, dan Kalitidu seluas 1.296 hektar. Lahan kritis tersebut adalah lahan yang berada di luar kawasan hutan yang dimiliki oleh masyarakat. (fan/git)