JARING RADIO

Lumajang Akan Bangun Dermada Tambang

Laporan Sentral FM Lumajang | Senin, 25 Maret 2013 | 16:33 WIB
suarasurabaya.net - Nurul Huda, Kepala Bagian Perkenomian Pemkab Lumajang pada Sentral FM Lumajang, Senin (25/3/2013), mengatakan jika pemerintah Lumajang saat ini sedang mengkaji untuk membangun sebuah dermaga di pesisir pantai selatan. Pembangunan pelabuhan dilakukan untuk membantu mendistribusikan hasil tambang yang saat ini banyak dieksploitasi di daerah itu.

Rencana ini, kata Nurul Huda, murni karena pihaknya menilai transportasi hasil tambang saat ini sudah tidak bisa lagi hanya mengandalkan jalur transportasi darat. "Saat ini pengangkutan pasir masih mengggunakan truk-truk baik truk tronton maupun truk kecil lainnya. Semakin hari jumlah truk semakin banyak dan ini perlu solusi lain," kata dia.

Nurul Huda memprediksi, jumlah tambang pasir besi yang saat ini terus meningkat dipastikan akan menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Tak hanya itu, jalanan saat ini juga banyak yang rusak akibat truk-truk besar ini.

Untuk itu, saat ini Lumajang serius untuk membangun dermada guna distribusi hasil tambang dari wilayah itu khususnya di kawasan pesisir selatan.

Rencana pembangunan dermaga ini, kata Huda, saat ini dalam proses penelitian oleh konsultan dengan mencari titik pembangunannya yang tepat di pesisir pantai Dusun Dampar, Desa Bades. Kecamatan Pasirian.

“Kenapa di pesisir pantai Dampar yang potensial dibangun dermaga, karena minimal disana sudah ada JLS (Jalur Lintas Selatan) sebagai arus distribusi hasil tambhang ke dermaga untuk kemudian diteruskan pengangkutannya melalui jalur laut,” ujarnya. (her/fik)

Teks Foto :
- Lokasi pantai Dampar di Desa Bades, Kecamatan Pasirian yang akan dijajaki untuk dibangun dermaga untuk hasil tambang.

Foto : Sentral FM.
Editor: Fatkhurohman Taufik



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.